Kopi,  Kopi Aceh

Alat Seduh Kopi Sederhana

Seduh Kopi

SUDAHKAH meneguk indahnya nikmat kopi hari ini, dalam suasana bahagia kopi menjadi teman hangat menjaga perasaan gembira dan ketika susah hati kopi pun selalu bisa menjadi teman ceria berbagi suasana. Mungkin setidaknya begitulah persepsi para pecinta kopi akan seduhan kopi mereka, tiap orang punya persepsi yang berbeda akan secangkir kopi mereka, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kopi selalu berhasil menjadi mood booster banyak orang.

Di manakah tempat ternyaman menikmati kopi, apakah di kedai kopi dengan segala atmosfirnya atau di beranda rumah, yang jelas di mana pun tempat ngopinya lebih nikmat kalau seduh kopi sendiri. Walau berbeda dengan sajian kopi yang dibuat oleh barista, seduh kopi sendiri mengajarkan banyak hal dari mulai ketelitian hingga kesabaran, dan setelah berhasil rasa puas itu datang pada tegukan pertama dan terakhir. Nah, ketika seduh kopi sendiri di rumah, alat seduh kopi yang mana menjadi favorit kamu?

1. French Press

Sebelum ramai digunakan di kedai kopi seperti sekarang ini, sebenarnya french press ini bermula secara tidak sengaja. Walau pun masih menimbulkan perdebatan asal mula dari french press ini, tapi literatur yang absah sepertinya merujuk pada kisah seorang lelaki perancis yang mendidihkan air panas dalam pot dan lupa memasukkan bubuk kopi di dalamnya, setelah pot panas barulah bubuk kopi dimasukkan dan terendam. Lelaki perancis ini mengiri rasa kopi akan menjadi buruk karena metode seduhnya berbeda dari yang biasanya, ternyata malah sebaliknya karakter rasa kopi lebih baik dari sebelumnya.

French Press terbilang alat kopi sederhana, sebabnya banyak yang memiliki alat seduh kopi ini di rumah karena membuat secangkir kopi dari french press tidak terlalu ribet. Hanya memasukkan bubuk kopi ke french press dan menuangkan air panas selanjutnya dipress dengan plunger untuk memisahkan ampas kopi dan kopinya. Maka sajian kopi sudah bisa dinikmati.

2. Aeropress

Salah satu lagi alat kopi yang banyak dimiliki adalah alat seduh aeropress. Aeropress ditemukan ketika kopi sudah menjadi sajian yang menyebar di seluruh dunia, dan banyak alat kopi yang tercipta pada masa Aeropress ditemukan. Seorang profesor Stanford, Allan Adler memiliki perusahaan mainan dan juga penikmat kopi, namun keresahannya bermula ketika sulitnya menikmati kopi yang nikmat pada saat itu. Alat kopi yang ada malah membuat kopi untuk 6 hingga 8 orang, bagaimana jika ingin menikmati kopi sendiri atau hanya berdua, dan akan percuma jika semua kopi dibuat. Maka Allan Adler bereksperimen dan terciptalah aeropress, pada masa ditemukan dan hingga sekarang pun tidak ada komplain negatif akan alat kopi satu ini, malahan Aeropress banyak disukai oleh penikmat kopi.

Menariknya lagi dari aeropress, tidak hanya untuk seduh kopi di rumah, alat kopi ini juga ramah untuk diajak ke mana pun, untuk seduh kopi di outdoor.

3. V60

Alat kopi V60 tidak hanya bentuknya yang unik, tapi juga menjadi keseruan tersendiri ketika membuat secangkir kopi dari alat ini. Menuangkan air panas secara perlahan pada bubuk kopi yang ditahan menggunakan dripper dan selanjutnya kopi akan jatuh ke wadah ketika selesai mengaliri bubuk kopi. Alat kopi V60 lahir ketika tren seduh kopi pada masa itu sedang ramainya metode immersion daripada seduhan dengan menuangkan air ke atas bubuk kopi. Tapi berkembangnya era kopi, sekarang ini V60 tepat memiliki penggemarnya, dengan segala perlengkapan untuk memberikan kesan pengalaman seduh kopi sendiri dengan alat ini.

Untuk menggunakan alat seduh V60 perlu menggunakan kettle dan juga wadah server kadang pun tidak memerlukan server, kopi langsung dialiri pada cangkir kopi mereka.

Yang mana alat kopi favoritmu? Apakah french press dengan sajian kopi yang sedikit oily dengan body yang jelas, atau aeropress yang bisa menyesuaikan keinginan apakah kopi yang lembut atau body yang jelas, atau V60 yang dapat menyajikan karakter rasa yang lembut, atau mungkin alat manual brew yang lain. Tapi sebelum itu, izinkan saya memperkenal alat kopi satu ini.

4. Pakai Cerek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *