• Tips Membuat Kopi Susu 1 Liter

    Kopi Susu 1 Liter

    Bagaimana cara membuat kopi susu untuk kapasitas 1 liter, tentu proses seduhnya akan sedikit berbeda jika dibandingkan dengan membuat secangkir kopi susu. Bahkan tiap orang memiliki gaya masing-masing selama menyajikannya, namun setidaknya sebelum memulai menyajikan kopi susu buatan kamu, sebaiknya ambil waktu sejenak untuk memahami tiap prosesnya. Kopi susu yang nikmat bukan dibuat secara intuisi, melainkan butuh ketelitian agar nikmatnya konsisten untuk sajian-sajian berikutnya.

    Hampir semua orang menikmati setiap teguk kopi susu, disajikan hangat maupun dingin tetap memberikan kesan khas dari sajian ini. Paduan nikmatnya kopi dan manisnya susu segar, menjadikan sajian kopi susu ramah untuk banyak orang. Maka tidak heran, jika kini ramai yang memandang ini sebagai peluang usaha, kopi susu 1 liter pun menjadi lahan bisnis baru di era industri kopi. Namun, terlepas apakah kopi susu ini dibuat untuk bisnis atau untuk kebutuhan minum kopi di rumah, berikut tips cara membuat kopi susu 1 liter;

    1. Gunakan Kopi Segar

    Paling utama dari sajian kopi susu tentunya biji kopi seperti apa yang digunakan. Untuk hasil sajian dengan cita rasa optimal, sangat direkomendasikan menggunakan biji kopi yang segar. Karena bubuk kopi yang sudah digiling terlalu lama umumnya senyawa rasa sudah terpapar udara. Karakter kopi seperti apa yang sesuai untuk dibuat sajian kopi susu. Paling nikmat kopi susu dengan rasa yang seimbang antara kopi dan susunya, maka baiknya menggunakan kopi dengan cita rasa yang kuat. Biji kopi dengan cita rasa yang kuat, bisa kamu dapatkan jika menggunakan Kopi Susu Blend, racikan eksklusif antara arabika dan robusta.

    2. Jenis Susu

    Kamu yang paling mengerti tiap proses nikmat membuat kopi susu, sehingga perlu dipertimbangkan penggunakan susu yang sesuai dengan kebutuhan. Sudah pasti kopi susu dengan menggunakan susu uht akan berbeda dengan yang menggunakan susu kental manis. Namun demikian, cita rasa khas tiap susu memiliki penggemarnya masing-masing, dan menghasilkan sajian kopi susu nikmat yang ragam. Sesuaikan kebutuhan dan selera kamu akan kopi susu yang dibuat, selanjutnya tentukan jenis susu yang digunakan yang mampu memenuhi kebutuhan dan selera.

    3. Pilih Cara Seduh

    Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan kamu menggunakan alat kopi metode seduh tertentu ketika membuat kopi susu. Namun sebaiknya pilihlah alat kopi yang membuatmu antusias selama proses seduh berlangsung. Jika memerlukan sajian espresso, maka perlu alat espresso maker atau mesin espresso untuk membuatnya. Namun, bisa juga menggunakan cold brewer untuk sajian kopi susu dingin yang luar biasa. Secara umum untuk mempersiapkan kopi untuk sajian kopi susu, kebanyakan barista menggunakan alat kopi immersion yang membutuhkan perendaman bubuk kopi ketika ekstraksi.

    4. Pertimbangkan Rasio

    Menentukan rasio bukan hanya untuk hasil kopi susu yang nikmat, melainkan untuk membantu kamu selama eksplorasi mencapai konsistensi dari hasil sajian kopi susu. Bukan hanya rasio antara penggunakan jumlah kopi berbanding dengan jumlah air seduhnya, tapi juga rasio antara kopi dan susu yang digunakan. Jika rasio kopi dan susu dalam sajian 1 liter dalam persentase 85:15, maka kamu harus mempersiapkan rasio kopi dan air seduhan untuk penyajian 850ml. Dalam hal ini akan sangat memudahkan jika memiliki timbangan digital selama proses menentukan rasio.

    5. Optional Bahan Tambahan

    Eksplorasi rasa sangat perlu dilakukan, bahkan rasa penasaran kamu akan mendorong uji coba bahan apa lagi yang sesuai untuk dicampur ke kopi susu buatanmu. Bukan sekedar bahan tambahan biasa, tapi bahan yang mampu mengoptimalkan lagi cita rasa dari sajian kopi susu buatanmu. Untuk rasa kopi susu klasik, terpikir dalam benakmu untuk mencampurkan gula aren cair. Menambahkan bahan lain seperti ekstrak sirup, bubuk matcha, bahkan cincau hitam sekali pun tidak ada salahnya jika sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

    6. Dingin Atau Hangat

    Apakah hasil akhirnya disajikan secara dingin atau hangat, maka hal ini akan mempengaruhi proses membuat kopi susu. Jika ingin disajikan secara hangat tentu menggunakan alat kopi espresso maker atau mesin espresso sangat sesuai, bahkan susunya pun harus dikukus terlebih dahulu, agar suhu sajian seimbang selama prosesnya. Untuk menyajikan kopi susu secara dingin, bisa dimulai dari proses seduh dengan air seduhan bersuhu normal atau didinginkan ke kulkas untuk disajikan beberapa jam kemudian. Namun demikian, kopi susu dingin atau pun kopi susu hangat sama nikmatnya.

    Kopi susu merupakan sajian kopi untuk banyak orang, selain rasa nikmat yang ramah, juga nyaman untuk sebagian orang yang memiliki keluhan perut sensitif. Jika mengambil peluang untuk memanfaatkannya sebagai peluang usaha, kamu perlu mempertimbangkan kemasan dan desain yang menarik. Berbeda jika untuk minum kopi kebutuhan sehari-hari, cukup menggunakan server atau botol yang bisa menampung sajian kopi susu 1 liter.

  • Alat Bila Ingin Buka Kafe

    Buka Cafe

    Mempunyai café sendiri tentunya merupakan impian bagi sebagian orang. Banyak wirausahawan merajut sukses dalam hidupnya dengan bermula dari bisnis kuliner seperti café atau restoran. Dengan perkembangan masyarakat modern serta pergeseran kebiasaan anak-anak muda yang saat ini lebih suka nongkrong sambil ngopi, tentunya merupakan peluang bagus untuk memulai bisnis café.

    Dengan perkembangan masyarakat modern serta pergeseran kebiasaan anak-anak muda yang saat ini lebih suka nongkrong sambil ngopi, tentunya merupakan peluang bagus untuk memulai bisnis café.

    Saat memulai, sebaiknya anda jangan dulu pusing memikirkan berapa modal untuk memulai bisnis coffee shop dalam skala besar. Mulailah secara bertahap, meskipun hanya memiliki modal yang minim beranikan diri anda untuk membeli peralatan cafe dan mendekorasi ruangan.

    Saat membeli peralatan jangan lupa untuk menginvestasikan budget Anda pada teknologi untuk mempermudah operasional cafe. Salah satunya dengan menggunakan aplikasi GoBiz yang sudah terintegrasi dengan GoFood dan GoPay, operasional usaha bisa Anda serahkan pada aplikasi super ini sementara Anda bisa tetap fokus dalam meningkatkan kualitas menu dan pelayanan.

    Tertarik untuk mendirikan bisnis café? Berikut peralatan coffee shop yang dibutuhkan jika ingin memulai kedai kopi Anda.

    1. Mesin Penggiling Kopi (Coffee Grinder)
    2. Drip Coffee Maker
    3. Moka Pot
    4. Mesin Kopi Espresso
    5. Peralatan Untuk Memasak
    6. Wadah Untuk Memasak
    7. Peralatan Untuk Memanggang
    8. Peralatan Menyimpan Makanan
    9. Peralatan Menyimpan Air Minum
    10. Silverware
    11. Glassware
    12. Blender & Juicer
    13. Peralatan Kebersihan
    14. Pendingin Udara
    15. Peralatan Keamanan
    16. Aplikasi Kasir (Point of Sale)

    Dengan peralatan ini tentunya akan mendukung operasional café anda serta membantu memperlancar bisnis anda dalam melayani konsumen. Semoga sukses

  • Kopi Solong Asli Kopi Aceh

    Kopi Solong Banda Aceh

    Kopi Solong merupakan salah satu Icon Wisata Kuliner Banda Aceh dan tetnu sangat populer baik Aceh, Indonesia maupun Manca Negara. Kopi ini pertama kali diproduksi sejak 1974 dan merupakan usaha keluarga, turun temurun sampai saat ini.

    Bubuk yang dihasilkan adalah Robusta dari dataran Tinggi Gayo dan Lamno. Mempunyai aroma dan citarasa khas kopi Aceh. Salah satu warung yang sudah sangat lama yaitu di Sp.7 Ulee Kareng, Banda Aceh. Bagi anda yang datang ke Aceh sebaiknya dapat menyempatkan diri agar dapat menikmati secangkir Kopi Hitam Kota Banda Aceh,

  • 10 Negara Penghasil Kopi

    Negara Penghasil Kopi

    Adapun beberapa negara didunia yang menghasilkan kopi berkualitas eksport diantaranya:

    10 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia

    1. Brazil.
    2. Vietnam.
    3. Kolombia.
    4. Indonesia.
    5. Ethiopia.
    6. Honduras.
    7. India.
    8. Uganda.
    9. Mexico.
    10. Guatemala.

    1. Brazil

    Negara penghasil kopi terbesar di dunia adalah Brazil yang mendominasi pasar ekspor kopi sejak tahun 1830. Pangsa ekspor Brazil mencapai 30% dari total perdagangan dunia akan biji hitam yang ajaib ini. Negeri Samba ini sekaligus produsen arabika terbesar di dunia karena 80% produksinya adalah jenis arabika.

    Mayoritas perkebunan kopinya berlokasi di Minas Gerais, Sao Paulo, dan Parana. Tiga negara bagian ini kiranya memiliki suhu ideal untuk produksi tanaman kopi.

    Ketenaran kopi di Brazil bermula pada masa kolonial, sekitar abad ke-16 sampai 18. Pada masa itu, ada perkebunan yang terkenal dan punya nilai sejarah di Brazil, yaitu Fazenda. Perkebunan tersebut digunakan untuk memproduksi kopi dan dikonsentrasikan di bagian timur laut negara Brazil.

    Perkebunan ini secara konsisten menggunakan cara tradisional dalam menanam serta mengolah kopinya. Bahkan, pada tahun tersebut, perkebunan ini menghasilkan lebih dari setengah produksi kopi dunia.

    Pada tahun 2016, produksi kopi di Brazil mencapai lebih dari 2,5 juta ton. Angka ini jauh di atas negara penghasil kopi terbesar lainnya yang pada tahun itu juga belum bisa mencapai angka 2 juta ton. Oleh karena jumlah produksi yang besar inilah maka Brazil berada pada peringkat pertama negara penghasil kopi terbesar di dunia.

    2. Indonesia

    Beberapa literatur sejarah dunia perkopian menyebutkan bahwa kopi pertama kali masuk ke Indonesia adalah pada tahun 1696. Pada saat itu, Belanda atas nama VOC membawanya dan membudidayakannya di Indonesia dengan Sistem Tanam Paksa.

    Pada tahun 1700-an, biji ajaib ini menjadi komoditas andalan VOC. Belanda pun memonopoli pasar kopi dunia pada waktu itu. Pulau Jawa menjadi salah satu pusat produksinya.

    Pasca kemerdekaan, laju perkopian di Indonesia sedikit terhambat. Namun, berkat kegigihan para petani dan nasionalisasi perkebunan eks pemerintahan Hindia Belanda, akhirnya perkebunan mulai bangkit dan berkembang.

    Tahun 2000-an, kopi Indonesia kembali melejit. Indonesia masuk dalam urutan keempat negara penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Total produksi kopi di Indonesia diperkirakan sebesar 660.000 ton per tahun 2016. Keanekaragaman cita rasa kopi yang tumbuh di berbagai daerah di Indonesia diakui oleh masyarakat internasional.

    Ada beberapa daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia yang mendunia. Daerah-daerah tersebut tersebar di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Cita rasa kopinya pun berbeda dan masing-masing punya keunikannya sendiri.

    Berbangalah kita sebagai negara yang memiliki kekayaan alam begitu melimpah banyak rempah-rempah dan tumbuhan khas yang bisa tumbuh di Nusantara ini seperti kopi, tembakau sebagai bahan rokok, alam yang indah dan masih bayak kekayaan alam lainnya.

    Dan lain-lain

  • Mengenal Varietas Kopi Dunia

    Varietas Kopi Dunia

    Varietas kopi merupakan istilah yang merujuk pada subspesies kopi. Bisa karena mutasi alami, bisa pula karena buatan manusia.

    Varietas kopi arabika yang populer:

    1. Typica.
    2. Bourbon.
    3. Geisha.
    4. Mundo novo.
    5. Caturra.
    6. Villa sarchi.
    7. Tekisik.
    8. Pacas.
    9. Sidikalang.
    10. Catuai.
    11. Ethiopian heirloom.

    Varietas kopi hibrida:

    1. Timor atau hibrido de timor.
    2. Catimor.
    3. S228

    Varietas kopi mungkin menjadi salah satu topik yang sering dibicarakan oleh para coffee addicts. Selain varietas, ada pula istilah single origin yang turut muncul dalam pembicaraan. Namun, banyak orang keliru atau mencampuradukkan antara varietas dengan single origin.

    Varietas adalah istilah yang merujuk pada subspesies dari bibit kopi yang ditanam. Berbeda dengan varietas, single origin adalah istilah untuk mengidentifikasi asal daerah biji kopi tersebut ditanam.

    Selain varietas, mungkin Anda juga pernah mendengar mengenai istilah kultivar. Apakah perbedaan dari keduanya?

    Varietas kopi adalah istilah umum untuk subspesies kopi. Sementara kultivar adalah cultivated variety atau varietas kopi hasil budidaya manusia. Budidaya kultivar dilakukan dengan mengembangkan atau menyilangkan varietas demi mendapatkan tanaman kopi unggulan.

     

  • Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Tubuh Anda

    Kopi Sehat

     

    Salah satu minuman favorit dan popular di Indonesia adalah kopi. Cita rasa dan aromanya yang diyakini dapat menenangkan membuat kopi memiliki banyak penggemar. Kopi tidak hanya enak tapi juga memiliki kandungan antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa seseorang yang mengkonsumsi kopi memiliki resiko yang jauh lebih rendah mengalami beberapa penyakit serius daripada yang tidak minum kopi.

    Kafein merupakan kandungan kopi yang paling popular. Namun kopi juga memiliki kandungan nutrisi yang bagus untuk kesehatan tubuh. Dalam secangkir kopi dapat mengandung:

    • Vitamin B2
    • Vitamin B3
    • Vitamin B5
    • Mangan
    • Kalium
    • Magnesium

    Terdapat beberapa potensial manfaat dari mengkonsumsi kopi, seperti untuk mencegah terjadinya beberapa penyakit.

    Meningkatkan Energi dan Daya Tangkap
    Kopi dapat membantu meningkatkan energi ketika tubuh merasa lelah karena mengandung stimulant. Kafein merupakan stimulan yang terkandung dalam kopi dan merupakan zat psikoaktif paling sering dikonsumsi didunia. Kafein dalam kopi akan masuk dalam aliran darah menuju ke otak. Banyak penelitian pada manusia yang menemukan bahwa kopi dapat meningkatkan beberapa aspek fungsi otak seperti daya ingat, emosi, energi, daya tangkap dan fungsi mental secara umum.

    Menurunkan Resiko Diabetes Tipe 2
    Diabetes tipe 2 merupakan masalah kesehatan yang mempengaruhi jutaan orang diseluruh dunia. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang minum kopi mengalami penurunan resiko 23-50% terkena diabetes. Kandungan mineral pada kopi membantu kerja hormone insulin untuk mengontrol kadar gula dalam darah.

    Meningkatkan Kinerja Fisik
    Kafein merangsang system saraf untuk dapat meningkatkan aktifitas fisik. Menurut penelitian, kafein dapat meningkatkan kinerja fisik sebesar 11-12%.

    Menurunkan Resiko Terjadinya Alzheimer dan Demensia
    Penyakit Alzheimer merupakan penyakit yang umum terjadi pada lansia dan menjadi penyebab utama demensia. Beberapa penelitian menunjukan bahwa seseorang yang minum kopi mengalami penurunan resiko Alzheimer hingga 65%.

    Menjaga Kesehatan Liver
    Liver merupakan organ yang memiliki banyak fungsi penting. Beberapa penyakit umum mempengaruhi kesehatan liver seperti hepatitis. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang minum kopi 4 cangkir sehari dapat menurunkan resiko gangguan liver sebesar 80%.

    Menurunkan Tingkat Stress
    Depresi merupakan gangguan mental serius yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup secara signifikan. Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang minum kopi 4 cangkir sehari dapat menurunkan resiko depresi sebesar 53%.

    Benarkah Kopi Myenyebabkan Penyakit Jantung?
    Banyak informasi yang menyatakan bahwa kafein dapat meningkatkan tekanan darah. Hal ini dapat terjadi jika seseorang mengkonsumsi kopi secara rutin. Namun, penelitian belum menyebutkan bahwa kopi tapi dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

     

  • Ngopi Gaya Hidup Rakyat Indonesia

    Budaya Ngopi

    Kopi adalah jenis minuman seduh yang sudah dikenal sejak zaman dulu. Dulu, kopi biasanya menjadi minuman wajib bagi para orang tua kita, kini kopi juga sudah menjadi minuman favorit kaum muda. Saat ini, banyak kita temui kafe–kafe yang menjadi tempat nongkrong kaum muda, dengan menu andalan coffee. Kedai kopi ini sepertinya berlomba untuk menawarkan cita rasa kopi khas Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa kopi yang terkenal diantaranya kopi Gayo, kopi Mandailing, kopi Lampung, kopi Kintamani dan kopi Jawa.

    Menjamurnya kedai kopi di beberapa wilayah kota besar di Indonesia, bisa jadi mengindikasikan bahwa keberadaan kopi di Indonesia kini tengah populer. Hal ini berawal dari meningkatnya industri pengolahan kopi di nusantara. Semakin meningkatnya industri kopi, hingga membuat kopi sendiri menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar orang saat ini. jika kopi Indonesia berhasil populer hingga mancanegara, tentu Indonesia akan lebih dikenal di mata dunia.

    Banyak yang mengatakan bahwa kegiatan ngopi di Indonesia mulai menjadi tren saat munculnya film karya anak bangsa “Filosofi Kopi” tahun 2014 padahal, kebiasaan ngopi di Indonesia sudah bukan lagi hal baru. Bahkan kopi sendiri sering dijadikan sebagai simbol kerukunan. Dulu memang “ngopi” sering dikatakan sebagai kegiatannya orang tua. Tapi saat ini dengan banyaknya bisnis kafe-kafe kekinian, akhirnya kegiatan minum kopi pun menjadi hal yang banyak dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat, dari remaja hingga dewasa.

    Tentu saja dengan adanya tren minum kopi ini, banyak pihak yang terbantu terutama dari sisi bisnis dan industri. Banyak orang yang berani membuka usaha makanan dan minuman, dengan kopi sebagai salah satu menu andalan. Selain itu dari sisi petani pun banyak yang disejahterakan mengingat kualitas dan pamor biji kopi Indonesia yang selalu menempati posisi teratas di dunia.

    Berikut ini beberapa fakta tentang meningkatnya industri kopi di Indonesia.

    1. Mengalami Peningkatan Konsumsi Kopi Sampai 7%

    2. Penerapan Harmonisasi Bea Cukai

    3. Pemerintah Akan Bantu Usaha Kecil khususnya Usaha Kopi dan UMKM.

     

  • 6 Aturan Minum Kopi Bagi Penderita Sakit Mag

    Ngopi Penderita Mag

    Minum kopi di pagi hari sering jadi rutinitas yang dilakukan oleh beberapa orang. Katanya, dengan minum kopi, produktivitas akan meningkat dan jadi nggak mudah lemas. Sayangnya, nggak semua orang kuat meminumnya. Sebab, kandungan kafeinnya mampu meningkatkan asam lambung yang mana nggak baik untuk penderita mag.

    Sebenarnya kamu nggak perlu khawatir, sebab ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kandungan asam pada kopi. Kamu yang punya sakit mag, nggak perlu khawatir lagi deh.

    1. Pilih biji kopi arabika yang rendah kafein

    Nggak cuma kafeinnya, kadar asam pada kopi arabica jauh lebih rendah daripada kopi robusta. Supaya lebih aman, kamu juga bisa menggunakan biji kopi yang melalui proses roasting atau dipanggang lebih cepat. Proses pemanggangan ini bisa mengurangi kadar asam dan kafein yang tinggi.

    2. Gunakan teknik seduh manual brew

    Kopi yang diseduh secara manual umumnya memakai filter untuk menyaring kopi. Filter ini bisa menyeleksi karakter-karakter baik dari kopi yang bukan hanya membuat karakter aslinya keluar. Nggak cuma itu, proses ini pun menjadikan kopi jauh lebih ringan karena proses ekstraksi yang rata-rata hanya sekitar 2-3 menit.

    3. Tambah susu untuk mengurangi asamnya

    Protein dari susu murni bisa berinteraksi dengan sejumlah senyawa dalam kopi yang mampu mendorong naiknya asam lambung ke kerongkongan. Baiknya, pilihlah kopi susu rendah lemak dan non gula supaya nggak memicu lemak tubuh, ya!

    4. Batasi porsinya

    Batas aman konsumsi kafein setiap hari ialah 100-200 mg saja. Nah, segelas kopi biasanya mengandung 100 mg kafein. Jadi, kamu hanya diperbolehkan untuk minum kopi satu sampai dua gelas saja ya setiap harinya.

    5. Minum selesai makan

    Kandungan asam dalam kopi tetap bisa membuat asam lambung naik ke kerongkongan. Untuk itu, baiknya minumlah kopi minimal satu jam setelah makan. Atau, kamu juga bisa minum kopi sambil melahap makanan ringan.

    6. Minum air putih selesai ngopi

    Salah satu cara termudah untuk mencegah asam lambung naik ialah dengan mengencerkan kopi di perutmu. Untuk itu, minumlah segelas air putih untuk menetralisir efek kafein dari kopi yang kamu minum.

    Cara-cara di atas memang bisa meminimalisir efek kopi yang bikin asam lambung naik, namun bukan berarti kamu bisa terus-terusan minum kopi setiap hari. Jika tubuh mulai gemetar dan perut sakit, baiknya hentikan dulu konsumsi kopimu selama beberapa hari. Hal ini dilakukan untuk menentralisir kandungan asam pada lambungmu.

     

  • Kopi Joss Khas Jogya Dicemplungi Arang Membara

    Kopi Joss

    Nggak lengkap rasanya kalau berkunjung ke Jogja tanpa berwisata kuliner. Apalagi kalau sedang jalan-jalan di sekitar Malioboro, mampirlah sejenak untuk mencicipi berbagai makanan yang khas. Contohnya adalah bakpia, gudeg, sate kere, nasi kucing, dan masih banyak lagi. Ada pula minuman unik yang bernama kopi joss. Kopi ini terbuat dari bahan dan teknik yang berbeda dari kopi kebanyakan. Jangan ngaku sebagai pencinta kopi kalau belum pernah mencobanya.

    Penasaran seperti apa rasa kopi joss? Kali ini Hipwee Travel mengunjungi Angkringan Kopi Joss Pak Agus yang terletak di dekat Malioboro, lebih tepatnya di seberang Stasiun Tugu. Kami berbincang-bincang dengan pemiliknya yang udah berjualan lebih dari 10 tahun di sana. Sembari menyeruput segelas kopi joss yang sedap, kami pun mempelajari asal-usul kopi unik ini.

    Pada tahun 1980-an, kopi joss pertama kali diracik oleh Lek Man, pedagang asal Klaten yang berjualan di Jogja

    Ternyata penemu kopi joss bukan berasal dari Jogja, melainkan dari Klaten, Jawa Tengah. Namanya adalah Lek Man. Puluhan tahun lalu, pria ini membuka angkringan di kawasan Stasiun Tugu Jogja. Saat itu banyak pelanggannya yang berasal dari Jawa Timur. Mereka minta dibuatkan kopi kothok, yaitu biji kopi yang direbus langsung bersama gula.

    Namun, Lek Man nggak bisa membuatkan kopi itu sehingga dia meracik kopi baru yang disebut kopi joss. Dia menambahkan potongan arang panas ke dalam segelas kopi yang udah jadi. Hasilnya, kopi itu menjadi sangat panas seperti kopi kothok. Mungkin arang itu ditambahkan agar kopinya nggak cepat dingin dan bisa dinikmati dalam waktu lama. Sejak itulah kopi joss menyebar ke mana-mana, salah satunya karena harganya murah. Harga per gelasnya cuma Rp. 4000

    Minuman ini terbuat dari bubuk kopi biasa dan gula secukupnya yang diseduh dengan air panas. Lalu beberapa potong arang membara dimasukkan ke dalam gelas! Saat itulah terdengar bunyi joosss yang menjadi inspirasi nama kopi ini. Tambahan arangnya membuat kopi menjadi lebih panas sampai mendesis-desis. Tunggulah sejenak sebelum menyeruputnya agar lidahmu nggak terbakar. Saat dicicipi, muncul aroma dan rasa agak pahit yang berasal dari arang, menciptakan sensasi unik yang nggak terlupakan. Cocok deh buat penyuka rasa pahit.

  • Beda Kopi Arabika Dengan Robusta

    Arabika X Robusta

    Perbedaan antara arabika dan robusta bisa dilihat dari beberapa hal berikut ini:

    1. Arabika lebih populer dahulu dari robusta.
    2. Coffea arabica dan Coffea canephora.
    3. Penanaman robusta lebih mudah.
    4. Robusta lebih tahan hama.
    5. Ukuran biji kopi arabika lebih besar.
    6. Aroma dan cita rasa arabika lebih kaya.
    7. Kandungan kafein robusta dua kali lebih banyak.
    8. Robusta lebih cocok dipadukan dengan susu.
    9. Harga robusta lebih murah.

    Ada dua jenis kopi yang sudah sering didengar oleh orang awam, yaitu kopi robusta dan kopi arabika. Tahukah Anda apa perbedaan mendasar di antara keduanya?

    Kebanyakan orang bilang, robusta itu lebih pahit daripada arabika yang cenderung lebih asam. Ya, itu memang salah satu dari sekian banyak perbedaan di antara keduanya. Masih ada beberapa perbedaan lagi yang mungkin belum semua orang mengetahuinya.

    Untuk itu, kami sajikan beberapa informasi yang berkaitan dengan apa saja perbedaan kopi arabika dan robusta. Semoga bisa menambah wawasan Anda agar tidak hanya menyesapnya saja, tapi juga mengenali karakter jenis kopi yang Anda minum. Simak sampai habis ulasan berikut ini.