Posted on Leave a comment

Penggiling Kopi

Grinder canggih

Penggiling kopi (grinder) terdiri atas grinder manual dan grinder electrik. Bila anda punya waktu dan tenaga sebaiknya anda pilih grinder manual karena memberikan sensasi khas saat biji-biji kopi yang anda giling pecah secara perlahan dan mengeluarkan aroma kopi mantap. Anda bisa menggunakan kapan dan dimana saja karena ringan, tanpa butuh tenaga listrik serta harganya pun murah (dibawah 1 juta).

Bila Anda rutin minum kopi setiap hari dan ingin menggiling biji kopi lebih cepat, pilihlah mesin penggiling kopi elektrik. Anda bisa menggiling biji kopi dalam jumlah yang cukup banyak dalam waktu yang singkat. Tipe ini sangat cocok jika anggota keluarga Anda yang lain juga penikmat kopi. Tentunya sangat merepotkan jika harus menggiling biji kopi secara manual dalam jumlah banyak.

Grinder electrik memang lebih kuat karena digerakkan oleh tenaga listrik, namun repot juga bila kita membawa ke mana2 bila tidak ada listrik. Harganya pun lebih mahal, diatas satu jutaan.

Anda tinggal pilih sesuai kebutuhan dan isi kantong anda.

Posted on Leave a comment

Kopi Luwak Indonesia Termahal di Dunia

Kopi Luwak

Kopi luwak adalah minuman yang berasal dari biji kopi yang dipanen dari feses luwak liar yang dibersihkan. Minuman ini memiliki rasa yang lebih halus dari kopi pada umumnya, diduga hal ini disebabkan oleh proses fermentasi dalam perut luwak. Kopi luwak Indonesia adalah salah satu minuman mewah yang diekspor dengan harga yang sangat tinggi.

Kopi luwak adalah salah satu kopi termahal di dunia karena minuman ini memiliki nilai eksotis dan ketersediaanya sangat langka. Kopi luwak Indonesia laku keras dan sangat digemari di lingkungan pecinta kopi karena dianggap memiliki rasa yang smooth dan ramah di lambung.

Tidak semua orang dapat mengapresiasi minuman ini karena banyak yang merasa jijik dengan bahan dasarnya yang berasal dari kotoran hewan luwak. Karena itu, minuman ini juga mendapat julukan buruk di berbagai negara. Istilah yang paling banyak digunakan oleh media US adalah ‘cat poop coffee‘.

Berbagai isu miring menyerang produk minuman khas Indonesia ini. Meski begitu, industri kopi luwak indonesia seolah tak terusik dan tetap laku di pasaran dengan harga tinggi.

Bagaimana sebetulnya proses produksi kopi luwak? Mengapa hingga saat ini masih mahal? Simak terus artikel ini untuk mengetahui seluk beluk kopi termahal di dunia.

Selengkapnya

 

Posted on Leave a comment

Alat Seduh Kopi Moka Pot

Moka Pot

Bagi kita para pecinta kopi tentu sangat membutuhkan alat seduh kopi dirumah agar setiap saat dapat menyeduh kopi kesukaan. Ada beberapa alat seduh kopi yang mahal dan sederhana, namun ada yang lebih baik dengan harga murah dan sederhana dengan kualitas baik. Salah satunya Moka Pot.

Memiliki bentuk yang hampir sama dengan teko untuk memasak air. Moka pot ini bisa bikin seduhan kopi makin pekat. Moka pot ini dapat mengalirkan air yang menguap melewati bubuk kopi.

Jika Anda menggunakan Moka Pot, perlu bubuk kopi yang sangat halus sehingga lebih mudah menghasilkan rasa kopi yang nikmat.

Dibandingkan dengan alat seduh lain. Moka pot dapat dipakai hanya dengan menggunakan kompor dan tinggal menunggu kopi keluar ke permukaan.

Selamat menikmati 🙂

Posted on Leave a comment

Menulik Roast Level Untuk CitaRasa Kopi

Roast dan Citarasa

Warna adalah salah satu ciri paling menonjol yang bisa Anda cermati ketika membeli kopi. Ada kopi yang berwarna terang dan ada pula yang lebih gelap. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan roasting level. Istilah roast level dapat didefinisikan sebagai perbedaan tingkat sangrai yang menghasilkan beberapa variasi karakter kopi. Secara garis besar, ada 3 roast level yang biasanya paling sering Anda lihat atau dengar, yaitu lightmedium, dan dark.

Biji kopi mentah yang belum disangrai memiliki tekstur yang lembut, dengan aroma seperti rumput segar dan sedikit atau bahkan tanpa rasa. Ketika proses sangrai berlangsung, biji kopi mentah akan berubah menjadi biji kopi yang cita rasanya khas, beraroma, dan renyah. Karakteristik tersebut merupakan ciri khas yang Anda kenali saat membeli kopi whole beans. Apa pengaruh roast level terhadap karakteristik kopi yang akan Anda minum? Mari simak penjelasan berikut ini.

1. Light Roast

Pada roasting level ini, biji kopi biasanya berwarna coklat muda terang, light body, dan tidak terdapat minyak pada permukaan bijinya. Light roasted beans biasanya menghasilkan kopi yang rasanya seperti gandum panggang renyah dan tingkat keasamannya lebih tinggi dibandingkan tingkat sangrai lainnya. Selain karakter rasa kopinya yang lebih kaya dan kompleks, kandungan kafein pada tingkatan roasting ini juga lebih banyak. Roasting level ini juga dikenal dengan beberapa istilah lain, seperti Half CityLight CityNew England, atau Cinnamon.

2. Medium Roast

Proses roasting medium membuat biji kopi berwarna lebih coklat dibandingkan light roast. Serupa dengan tingkat sangrai light roast, tingkatan ini juga tidak menimbulkan minyak pada permukaan biji kopi. Namun, medium roast menghasilkan karakter rasa kopi yang lebih seimbang dari sisi aroma, kompleksitas rasa dan tingkat keasaman. Kadar kafein pada kopi yang disangrai pada tingkatan medium roast ini agak sedikit lebih rendah dibandingkan light roast. Pada umumnya, inilah roasting level yang paling sering Anda jumpai saat membeli biji kopi di kafe. Istilah lain untuk medium roast adalah CityBreakfastRegular, dan American.

3. Dark Roast

Biji kopi akan berwarna coklat gelap atau bahkan hampir berwarna hitam pada roasting level ini. Kopi dark roast memiliki permukaan yang sangat berminyak. Sehingga minyak tersebut akan tampak jelas pada permukaan kopi ketika kopi diseduh. Kopi yang disangrai sampai tingkatan ini umumnya memiliki karakter rasa pahit, cita rasanya beraroma asap (smoky) dan body terasa lebih tebal. Kadar kafein pada kopi ini jauh lebih rendah dibandingkan light roast dan medium roast.

Roast level bisa Anda jadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan saat membeli kopi. Namun, sebaiknya tidak dijadikan pertimbangan utama karena ada berbagai hal-hal penting lain yang patut Anda perhatikan. Unsur lain seperti proses pasca panen atau daerah asal biasanya memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap karakteristik kopi ketimbang roast level.

Inilah yang mempengaruhi citarasa dan aroma khasnya kopi, anda tinggal atur selera 🙂

 

Posted on Leave a comment

Arabika, Jenis dan Karakteristiknya

Kopi Arabika

Kopi arabika (Coffea arabica) berasal dari hutan pegunungan di Etiopia, Afrika. Di habitat asalnya, tanaman ini tumbuh dibawah kanopi hutan tropis yang rimbun. Kopi jenis ini banyak ditumbuh di ketinggian di atas 500 meter dpl.

Kopi arabika akan tumbuh maksimal bila ditanam diketinggian 1000-2000 meter dpl. Dengan curah hujan berkisar 1200-2000 mm per tahun. Suhu lingkungan paling cocok untuk tanaman ini berkisar 15-24oC. Tanaman ini tidak tahan pada temperatur yang mendekati beku dibawah 4oC.

Untuk berbunga dan menghasilkan buah, tanaman kopi arabika membutuhkan periode kering selama 4-5 bulan dalam setahun. Biasanya pohon arabika akan berbunga diakhir musim hujan. Bila bunga yang baru mekar tertimpa hujan yang deras akan menyebabkan kegagalan berbuah.

Kopi arabika menyukai tanah yang kaya dengan kandungan bahan organik. Material organik tersebut digunakan tanaman untuk sumber nutrisi dan mejaga kelembaban. Tingkat keasaman atau pH tanah yang cocok berkisar 5,5-6.

Karakteristik Tanaman

Tanaman kopi arabika pendek menyerupai perdu dengan ketinggian 2-3 meter. Batang berdiri tegak dengan bentuk membulat. Pohonnya memiliki percabangan yang banyak.

Warna daun kopi arabika hijau mengkilap seperti memiliki lapisan lilin. Daun yang telah tua berwarna hijau gelap. Bentuk daun memanjang atau lonjong dengan ujung daun meruncing. Pangkal daun tumpul dan memiliki tangkai yang pendek. Struktur tulang daun menyirip.

Kopi arabika mulai berbunga setelah musim hujan. Bunga tumbuh pada ketiak daun. Bunga kopi berwarna putih dan bisa melakukan penyerbukan sendiri, tidak ada perbedaan bunga jantan dan betina. Dari bentuk kuncup hingga menjadi buah yang siap panen membutuhkan waktu 8-11 bulan.

Baca selengkapnya

 

Posted on Leave a comment

Tips Membuat Kopi Susu 1 Liter

Kopi Susu 1 Liter

Bagaimana cara membuat kopi susu untuk kapasitas 1 liter, tentu proses seduhnya akan sedikit berbeda jika dibandingkan dengan membuat secangkir kopi susu. Bahkan tiap orang memiliki gaya masing-masing selama menyajikannya, namun setidaknya sebelum memulai menyajikan kopi susu buatan kamu, sebaiknya ambil waktu sejenak untuk memahami tiap prosesnya. Kopi susu yang nikmat bukan dibuat secara intuisi, melainkan butuh ketelitian agar nikmatnya konsisten untuk sajian-sajian berikutnya.

Hampir semua orang menikmati setiap teguk kopi susu, disajikan hangat maupun dingin tetap memberikan kesan khas dari sajian ini. Paduan nikmatnya kopi dan manisnya susu segar, menjadikan sajian kopi susu ramah untuk banyak orang. Maka tidak heran, jika kini ramai yang memandang ini sebagai peluang usaha, kopi susu 1 liter pun menjadi lahan bisnis baru di era industri kopi. Namun, terlepas apakah kopi susu ini dibuat untuk bisnis atau untuk kebutuhan minum kopi di rumah, berikut tips cara membuat kopi susu 1 liter;

1. Gunakan Kopi Segar

Paling utama dari sajian kopi susu tentunya biji kopi seperti apa yang digunakan. Untuk hasil sajian dengan cita rasa optimal, sangat direkomendasikan menggunakan biji kopi yang segar. Karena bubuk kopi yang sudah digiling terlalu lama umumnya senyawa rasa sudah terpapar udara. Karakter kopi seperti apa yang sesuai untuk dibuat sajian kopi susu. Paling nikmat kopi susu dengan rasa yang seimbang antara kopi dan susunya, maka baiknya menggunakan kopi dengan cita rasa yang kuat. Biji kopi dengan cita rasa yang kuat, bisa kamu dapatkan jika menggunakan Kopi Susu Blend, racikan eksklusif antara arabika dan robusta.

2. Jenis Susu

Kamu yang paling mengerti tiap proses nikmat membuat kopi susu, sehingga perlu dipertimbangkan penggunakan susu yang sesuai dengan kebutuhan. Sudah pasti kopi susu dengan menggunakan susu uht akan berbeda dengan yang menggunakan susu kental manis. Namun demikian, cita rasa khas tiap susu memiliki penggemarnya masing-masing, dan menghasilkan sajian kopi susu nikmat yang ragam. Sesuaikan kebutuhan dan selera kamu akan kopi susu yang dibuat, selanjutnya tentukan jenis susu yang digunakan yang mampu memenuhi kebutuhan dan selera.

3. Pilih Cara Seduh

Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan kamu menggunakan alat kopi metode seduh tertentu ketika membuat kopi susu. Namun sebaiknya pilihlah alat kopi yang membuatmu antusias selama proses seduh berlangsung. Jika memerlukan sajian espresso, maka perlu alat espresso maker atau mesin espresso untuk membuatnya. Namun, bisa juga menggunakan cold brewer untuk sajian kopi susu dingin yang luar biasa. Secara umum untuk mempersiapkan kopi untuk sajian kopi susu, kebanyakan barista menggunakan alat kopi immersion yang membutuhkan perendaman bubuk kopi ketika ekstraksi.

4. Pertimbangkan Rasio

Menentukan rasio bukan hanya untuk hasil kopi susu yang nikmat, melainkan untuk membantu kamu selama eksplorasi mencapai konsistensi dari hasil sajian kopi susu. Bukan hanya rasio antara penggunakan jumlah kopi berbanding dengan jumlah air seduhnya, tapi juga rasio antara kopi dan susu yang digunakan. Jika rasio kopi dan susu dalam sajian 1 liter dalam persentase 85:15, maka kamu harus mempersiapkan rasio kopi dan air seduhan untuk penyajian 850ml. Dalam hal ini akan sangat memudahkan jika memiliki timbangan digital selama proses menentukan rasio.

5. Optional Bahan Tambahan

Eksplorasi rasa sangat perlu dilakukan, bahkan rasa penasaran kamu akan mendorong uji coba bahan apa lagi yang sesuai untuk dicampur ke kopi susu buatanmu. Bukan sekedar bahan tambahan biasa, tapi bahan yang mampu mengoptimalkan lagi cita rasa dari sajian kopi susu buatanmu. Untuk rasa kopi susu klasik, terpikir dalam benakmu untuk mencampurkan gula aren cair. Menambahkan bahan lain seperti ekstrak sirup, bubuk matcha, bahkan cincau hitam sekali pun tidak ada salahnya jika sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

6. Dingin Atau Hangat

Apakah hasil akhirnya disajikan secara dingin atau hangat, maka hal ini akan mempengaruhi proses membuat kopi susu. Jika ingin disajikan secara hangat tentu menggunakan alat kopi espresso maker atau mesin espresso sangat sesuai, bahkan susunya pun harus dikukus terlebih dahulu, agar suhu sajian seimbang selama prosesnya. Untuk menyajikan kopi susu secara dingin, bisa dimulai dari proses seduh dengan air seduhan bersuhu normal atau didinginkan ke kulkas untuk disajikan beberapa jam kemudian. Namun demikian, kopi susu dingin atau pun kopi susu hangat sama nikmatnya.

Kopi susu merupakan sajian kopi untuk banyak orang, selain rasa nikmat yang ramah, juga nyaman untuk sebagian orang yang memiliki keluhan perut sensitif. Jika mengambil peluang untuk memanfaatkannya sebagai peluang usaha, kamu perlu mempertimbangkan kemasan dan desain yang menarik. Berbeda jika untuk minum kopi kebutuhan sehari-hari, cukup menggunakan server atau botol yang bisa menampung sajian kopi susu 1 liter.

Posted on Leave a comment

Alat Seduh Kopi Sederhana

Seduh Kopi

SUDAHKAH meneguk indahnya nikmat kopi hari ini, dalam suasana bahagia kopi menjadi teman hangat menjaga perasaan gembira dan ketika susah hati kopi pun selalu bisa menjadi teman ceria berbagi suasana. Mungkin setidaknya begitulah persepsi para pecinta kopi akan seduhan kopi mereka, tiap orang punya persepsi yang berbeda akan secangkir kopi mereka, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kopi selalu berhasil menjadi mood booster banyak orang.

Di manakah tempat ternyaman menikmati kopi, apakah di kedai kopi dengan segala atmosfirnya atau di beranda rumah, yang jelas di mana pun tempat ngopinya lebih nikmat kalau seduh kopi sendiri. Walau berbeda dengan sajian kopi yang dibuat oleh barista, seduh kopi sendiri mengajarkan banyak hal dari mulai ketelitian hingga kesabaran, dan setelah berhasil rasa puas itu datang pada tegukan pertama dan terakhir. Nah, ketika seduh kopi sendiri di rumah, alat seduh kopi yang mana menjadi favorit kamu?

1. French Press

Sebelum ramai digunakan di kedai kopi seperti sekarang ini, sebenarnya french press ini bermula secara tidak sengaja. Walau pun masih menimbulkan perdebatan asal mula dari french press ini, tapi literatur yang absah sepertinya merujuk pada kisah seorang lelaki perancis yang mendidihkan air panas dalam pot dan lupa memasukkan bubuk kopi di dalamnya, setelah pot panas barulah bubuk kopi dimasukkan dan terendam. Lelaki perancis ini mengiri rasa kopi akan menjadi buruk karena metode seduhnya berbeda dari yang biasanya, ternyata malah sebaliknya karakter rasa kopi lebih baik dari sebelumnya.

French Press terbilang alat kopi sederhana, sebabnya banyak yang memiliki alat seduh kopi ini di rumah karena membuat secangkir kopi dari french press tidak terlalu ribet. Hanya memasukkan bubuk kopi ke french press dan menuangkan air panas selanjutnya dipress dengan plunger untuk memisahkan ampas kopi dan kopinya. Maka sajian kopi sudah bisa dinikmati.

2. Aeropress

Salah satu lagi alat kopi yang banyak dimiliki adalah alat seduh aeropress. Aeropress ditemukan ketika kopi sudah menjadi sajian yang menyebar di seluruh dunia, dan banyak alat kopi yang tercipta pada masa Aeropress ditemukan. Seorang profesor Stanford, Allan Adler memiliki perusahaan mainan dan juga penikmat kopi, namun keresahannya bermula ketika sulitnya menikmati kopi yang nikmat pada saat itu. Alat kopi yang ada malah membuat kopi untuk 6 hingga 8 orang, bagaimana jika ingin menikmati kopi sendiri atau hanya berdua, dan akan percuma jika semua kopi dibuat. Maka Allan Adler bereksperimen dan terciptalah aeropress, pada masa ditemukan dan hingga sekarang pun tidak ada komplain negatif akan alat kopi satu ini, malahan Aeropress banyak disukai oleh penikmat kopi.

Menariknya lagi dari aeropress, tidak hanya untuk seduh kopi di rumah, alat kopi ini juga ramah untuk diajak ke mana pun, untuk seduh kopi di outdoor.

3. V60

Alat kopi V60 tidak hanya bentuknya yang unik, tapi juga menjadi keseruan tersendiri ketika membuat secangkir kopi dari alat ini. Menuangkan air panas secara perlahan pada bubuk kopi yang ditahan menggunakan dripper dan selanjutnya kopi akan jatuh ke wadah ketika selesai mengaliri bubuk kopi. Alat kopi V60 lahir ketika tren seduh kopi pada masa itu sedang ramainya metode immersion daripada seduhan dengan menuangkan air ke atas bubuk kopi. Tapi berkembangnya era kopi, sekarang ini V60 tepat memiliki penggemarnya, dengan segala perlengkapan untuk memberikan kesan pengalaman seduh kopi sendiri dengan alat ini.

Untuk menggunakan alat seduh V60 perlu menggunakan kettle dan juga wadah server kadang pun tidak memerlukan server, kopi langsung dialiri pada cangkir kopi mereka.

Yang mana alat kopi favoritmu? Apakah french press dengan sajian kopi yang sedikit oily dengan body yang jelas, atau aeropress yang bisa menyesuaikan keinginan apakah kopi yang lembut atau body yang jelas, atau V60 yang dapat menyajikan karakter rasa yang lembut, atau mungkin alat manual brew yang lain. Tapi sebelum itu, izinkan saya memperkenal alat kopi satu ini.

4. Pakai Cerek