Posted on Leave a comment

Beberapa Fakta Kopi Luwak Indonesia

Kopi Luwak Unik

Kopi merupakan minuman khas bangsa Indonesia, hampir seluruh masyarakat suka dengan kopi. Salah satu kopi yang disukai adalah kopi luwak. Kopi luwak Indonesia juga sangat terkenal di Manca Negara, harga mencapai 300 USD.

Penghasil kopi di Indonesia adalah Kopi Gayo (Aceh), Kopi Toraja, Kopi Java (Jawa Timur), Kopi Sidikalang, Kopi Lampung.

Ada 20 Fakta Kopi Luwak Indonesia diantaranya:

1. Luwak (Civet) istilah lain musang. Jadi kopi luwak berasal dari biji kopi yang dimakan oleh luwak dan keluar bersamaan kotoran luwak, biji kopi masih utuh.
2. Biji kopi luwak memiliki aroma dan citarasa khas dan sangat nikmat.
3. Kopi luwak rendah cafein, rendah kandungan kadar asam, rendah lemak dan rendah rasa pahit.
4. Kopi luwak aman dikonsumsi oleh pecinta kopi yang bermasalah dengan lambung dan jantung.
5. Kopi luwak sangat bermanfaat mencegah penyakit saraf dengan kandungan antioksidan yang tinggi.
6. Kopi luwak ada robusta dan arabika
7. dan lain-lain

Selengkapnya

 

Posted on Leave a comment

Alat Seduh Kopi Moka Pot

Moka Pot

Bagi kita para pecinta kopi tentu sangat membutuhkan alat seduh kopi dirumah agar setiap saat dapat menyeduh kopi kesukaan. Ada beberapa alat seduh kopi yang mahal dan sederhana, namun ada yang lebih baik dengan harga murah dan sederhana dengan kualitas baik. Salah satunya Moka Pot.

Memiliki bentuk yang hampir sama dengan teko untuk memasak air. Moka pot ini bisa bikin seduhan kopi makin pekat. Moka pot ini dapat mengalirkan air yang menguap melewati bubuk kopi.

Jika Anda menggunakan Moka Pot, perlu bubuk kopi yang sangat halus sehingga lebih mudah menghasilkan rasa kopi yang nikmat.

Dibandingkan dengan alat seduh lain. Moka pot dapat dipakai hanya dengan menggunakan kompor dan tinggal menunggu kopi keluar ke permukaan.

Selamat menikmati 🙂

Posted on Leave a comment

Manfaat Kafein Bagi Tubuh

Kafein Coffee

Beberapa dari kamu pasti adalah pecandu kafein seperti kopi. Bagimu kopi bisa memberikan energi dan semangat saat menjalani hari yang berat dan melelahkan. Selain itu, kopi saat ini telah menjadi simbol sebagai kebersamaan untuk bisa berkumpul bersama teman atau istilahnya “ngopi”.

Dilansir dari This is Insider, ternyata kopi punya pengaruh baik terhadap tubuh terutama otak. Dari membantu ingatan sama mempengaruhi usia, kafein bisa mengubah kinerja otak dalam berbagai cara. Untuk kamu yang penasaran, simak yuk apa saja efek yang terjadi jika kafein masuk ke dalam tubuh.

1. Membuat Tidak Mudah Capek

Ketika kamu meminum segelas kopi, kafein akan menghalangi reseptor adenosine yang bisa menyebabkan kantuk dan capek. Di samping itu, otak yang dimiliki penikmati kafein akan bertambah reseptor adenosine, sehingga inilah alasan mengapa penyuka kafein menjadi kecanduan minuman kopi.

2. Meningkatkan Mood

Seperti yang kita tahu kalau kafein bisa menghentikan reseptor adenosine. Jika reseptor itu berhenti, maka dopamine akan bisa bekerja lebih baik untuk menstimulasi otak agar mengeluarkan zat yang bisa membuat kamu jadi lebih bahagia. Beberapa studi juga mengatakan bahwa sering mengonsumsi kafein membuat seseorang memiliki depresi yang rendah dan terhindar dari penyakit.

3. Melancarkan Darah Pada Otak

Jika kamu merasa sakit kepala dan migrain, kafein bisa menjadi salah satu obat mujarab untuk mengobatinya. Sakit kepala bisa disebabkan karena pembuluh darah yang melebar di otak, maka dari itu kafein dengan takaran yang tepat bisa membantu mencegahnya.

4. Meningkatkan Ingatan

Berdasarkan penelitian pada jurnal Nature Neuroscience menemukan bahwa kafein bisa memperkuat ingatan seseorang dalam 24 jam setelah mengonsumsinya. Kafein juga bisa membantu pekerjaan yang sulit dan mengingatkan kembali informasi yang kamu butuhkan. Terbukti kafein mampu membuat seseorang semangat dalam mengerjakan tugas daripada orang yang tidak mengonsumsi kafein.

5. Membuat Panjang Umur

Melalui penelitian terhadap 50.000 orang di 10 Negara Eropa selama rata-rata 16 tahun ditemukan bahwa partisipan yang lebih sering minum kopi memiliki riwayat kematian yang paling sedikit, terutama pada partisipan yang minum 3-4 cangkir kopi dalam sehari.

Nah, itulah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan setelah mengonsumsi kafein. Setelah membaca ini apakah kamu makin doyan minum kopi?

Posted on Leave a comment

Arabika Miliki Cita Rasa Terbaik?

Citarasa Arabika

Kopi sudah menjadi minuman primadona, termasuk juga makanan olahan yang mengandung rasa kopi. Selain memiliki banyak manfaat, minum kopi sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi banyak orang. Sayangnya, tidak semua orang benar-benar memahami tentang kopi itu sendiri. Padahal, potensi kopi di Indonesia telah mendunia. Berdasarkan laporan CNN pada tahun 2017, ada beberapa nama kopi nusantara yang sudah dikenal di kancah internasional. Pada umumnya kopi Indonesia yang mendunia tersebut berasal dari jenis arabika seperti kopi Gayo dari Aceh, kopi Mandailing dari Sumatera Utara, kopi Jawa dari Jawa Timur dan masih banyak lainnya. Masing-masing varietas kopi tersebut memiliki aroma dan cita rasa yang berbeda. Perbedaan rasa ini, menurut laporan tersebut, tergantung pada ketinggian, kondisi kesuburan, ketersediaan unsur hara, serta kandungan kimia dari lahan yang menjadi media tanam kopi.

Hal itu juga diamini oleh Abinesta, barista dan pemilik kedai Ensikopidi yang juga tergabung dalam komunitas Baracik Muda Indonesia. Abi menerangkan bahwa ada 4 jenis varietas kopi yang sudah dikenal secara umum, yaitu arabika, robusta, exelsa dan liberika. Ia menceritakan bahwa kopi arabika menduduki peringkat satu sebagai kopi terbaik dalam segi ekspor karena memiliki harga jual yang tinggi. ” Arabika itu meduduki peringkat satu dari segi ekspor karena harga jual yang tinggi. Untuk robusta itu menduduki peringkat kedua. Sementara exelsa yang rasanya unik seperti nangka, itu menduduki peringkat ketiga. Baru yang terakhir ini liberika,” paparnya.

Perihal rasa, Abi menjelaskan bahwa hal tersebut tergantung selera. Namun, dari setiap jenis varietas kopi memiliki cita rasa khas yang menjadi karakter tersendiri bagi jenis kopi tersebut. “Robusta rasanya pahit seperti rasa kakao yang pahit. Kalau yang arabika itu, dominan rasa asam karena tumbuhnya itu berada di ketinggian 1000 mdpl. Kalau exelsa rasanya unik seperti nangka, sama seperti liberika,” papar pria berambut gondrong tersebut. Abi juga mejelaskan, meskipun sama-sama beraroma seperti nangka, kopi liberika dan exelsa memiliki perbedaan yang mencolok. Menurutnya, aroma nangka pada kopi exelsa lebih tajam daripada kopi liberika. Sementara itu, aroma nangka pada kopi liberika ketika diseduh tidak setajam saat biji kopi jenis tersebut digoreng. “Jadi, waktu biji kopi liberika digoreng itu aroma nangkanya keluar. Tapi, waktu diseduh aroma nangkanya berkurang. Nah, beda sama biji kopi exelsa yang waktu digoreng atau diseduh aromanya sama-sama kuat dan tajam,” paparnya.

Perbedaan ketinggian penanaman juga turut mempengaruhi kenikmatan kopi. Semakin tinggi daerah tempat kopi ditanam, maka rasanya pun semakin nikmat. Menurutnya, ini disebabkan karena semakin tinggi pohon kopi, maka risiko biji kopi terserang hama semakin kecil. Selain itu, cara menyimpan biji kopi juga turut mempengaruhi cita rasa yang akan dihasilkan oleh biji kopi itu sendiri. “Kutu kopi itu biasanya ada di gudang dan itu bisa mengurangi cita rasa kopi. Jadi, kelembabapan udara dan cara penyimpanan juga harus diperhatikan,” tambahnya. Untuk menyimpan biji kopi dengan baik, Abi menyarankan agar kita menyimpan biji kopi dalam suhu ruang dan jangan langsung meletakkan biji kopi di atas lantai. “Suhu yang terlalu kering juga bisa membuat biji kopi mudah lapuk. Selain itu, menyimpan kopi juga harus dialasi oleh palet agar biji kopi tidak mudah lembab dan jangan menyimpan biji kopi bersama dengan barang-barang lainnya,” tambahnya.

Posted on Leave a comment

6 Aturan Minum Kopi Bagi Penderita Sakit Mag

Ngopi Penderita Mag

Minum kopi di pagi hari sering jadi rutinitas yang dilakukan oleh beberapa orang. Katanya, dengan minum kopi, produktivitas akan meningkat dan jadi nggak mudah lemas. Sayangnya, nggak semua orang kuat meminumnya. Sebab, kandungan kafeinnya mampu meningkatkan asam lambung yang mana nggak baik untuk penderita mag.

Sebenarnya kamu nggak perlu khawatir, sebab ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kandungan asam pada kopi. Kamu yang punya sakit mag, nggak perlu khawatir lagi deh.

1. Pilih biji kopi arabika yang rendah kafein

Nggak cuma kafeinnya, kadar asam pada kopi arabica jauh lebih rendah daripada kopi robusta. Supaya lebih aman, kamu juga bisa menggunakan biji kopi yang melalui proses roasting atau dipanggang lebih cepat. Proses pemanggangan ini bisa mengurangi kadar asam dan kafein yang tinggi.

2. Gunakan teknik seduh manual brew

Kopi yang diseduh secara manual umumnya memakai filter untuk menyaring kopi. Filter ini bisa menyeleksi karakter-karakter baik dari kopi yang bukan hanya membuat karakter aslinya keluar. Nggak cuma itu, proses ini pun menjadikan kopi jauh lebih ringan karena proses ekstraksi yang rata-rata hanya sekitar 2-3 menit.

3. Tambah susu untuk mengurangi asamnya

Protein dari susu murni bisa berinteraksi dengan sejumlah senyawa dalam kopi yang mampu mendorong naiknya asam lambung ke kerongkongan. Baiknya, pilihlah kopi susu rendah lemak dan non gula supaya nggak memicu lemak tubuh, ya!

4. Batasi porsinya

Batas aman konsumsi kafein setiap hari ialah 100-200 mg saja. Nah, segelas kopi biasanya mengandung 100 mg kafein. Jadi, kamu hanya diperbolehkan untuk minum kopi satu sampai dua gelas saja ya setiap harinya.

5. Minum selesai makan

Kandungan asam dalam kopi tetap bisa membuat asam lambung naik ke kerongkongan. Untuk itu, baiknya minumlah kopi minimal satu jam setelah makan. Atau, kamu juga bisa minum kopi sambil melahap makanan ringan.

6. Minum air putih selesai ngopi

Salah satu cara termudah untuk mencegah asam lambung naik ialah dengan mengencerkan kopi di perutmu. Untuk itu, minumlah segelas air putih untuk menetralisir efek kafein dari kopi yang kamu minum.

Cara-cara di atas memang bisa meminimalisir efek kopi yang bikin asam lambung naik, namun bukan berarti kamu bisa terus-terusan minum kopi setiap hari. Jika tubuh mulai gemetar dan perut sakit, baiknya hentikan dulu konsumsi kopimu selama beberapa hari. Hal ini dilakukan untuk menentralisir kandungan asam pada lambungmu.

 

Posted on Leave a comment

Manfaat Kopi Untuk Kecantikan

Manfaat Kopi

Ada banyak orang yang suka mengonsumsi kopi untuk berbagai alasan. Entah untuk menambah energi atau hanya karena ingin menikmati aroma dan rasanya yang nikmat.

Namun selain memberi manfaat untuk energi, rupanya kopi hitam juga bisa digunakan sebagai produk perawatan kulit Anda? Oleh karena itu, jangan buang ampas kopi yang Anda minum dan dapatkan manfaatnya untuk kecantikan kulit. Berikut ini kami sediakan penjelasannya.

1. Merawat Wajah Berjerawat

Minyak, kotoran, atau sel kulit mati yang mengendap di dalam pori-pori bisa membuat wajah Anda memiliki resiko berjerawat. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan exfoliating menggunakan masker berbahan dasar kopi.

Masker tersebut dapat mengangkat kotoran yang menyumbat pori-pori tersebut sehingga membuat wajah Anda lebih bersih. Selain itu, kopi juga terdapat kandungan caffeic acid yang berperan sebagai anti-bakteri dan anti-inflamasi. Kedua kandungan tersebut dapat melindungi kulit dari berbagai kotoran dan bakteri yang berpotensi merusak kulit.

Dengan wajah yang bersih, tentunya make up yang Anda kenakan akan terlihat lebih indah. Kalau masih ragu dengan cara bermake up yang baik, kunjungi saja MoiAmor.

2. Mengangkat Sel Kulit Mati

Karena teksturnya yang agak kasar, kopi cocok sekali digunakan sebagai lulur alami untuk mengangkat sel kulit mati. Rutin mengenakan masker kopi juga bisa membuat kulit Anda terlihat lebih bersih, cerah, dan halus.

Cara menggunakannya juga cukup sederhana, Anda hanya perlu mencampurkan kopi hitam bubuk dengan sedikit gula dan perasan air lemon, susu, atau air mawar. Aduk sampai memiliki tekstur seperti pasta. Oleskan pastanya di wajah dan tubuh, kemudian diamkan selama beberapa menit. Sambil menunggu, Anda bisa membaca-baca kutipan inspiratif di PosKata. Setelah agak kering, bilas hingga bersih dengan air.

3. Menghilangkan Lingkaran Hitam

Beberapa masalah dalam hidup terkadang bisa membuatmu banyak pikiran dan kurang tidur, contohnya adalah menjelang atau setelah kelahiran bayi Anda. Entah karena bingung mencari nama calon buah hati di RuangBunda atau karena si kecil selalu bangun setiap tengah malam.

Kurang tidur atau begadang itu bisa memunculkan lingkaran hitam di bawah mata. Jika dibiarkan saja, penampilan Anda lama kelamaan akan terlihat tidak menarik. Untungnya, kafein pada kopi bisa membantuk melebarkan dan melancarkan aliran darah jika diaplikasikan pada lingkaran hitam di bawah mata tersebut.

Cara melakukannya juga tak susah. Cukup campurkan saja 1 sendok makan bubuk kopi hitam dengan sedikit minyak zaitun dan beberapa tetes air. Aduk-aduk sampai teksturnya berbentuk pasta. Aplikasikan di bawah mata secara perlahan dan hati-hati jangan sampai masuk ke dalam mata. Diamkan sekitar 5-10 menit, kemudian bilas sampai bersih dengan air. Lakukan setidaknya dua hingga tiga kali dalam satu minggu untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

 

Posted on Leave a comment

Minum Kopi Teratur Tulang Kuat

Minum Kopi Teratur

Minum kopi pada pagi hari jadi kebiasaan banyak orang di dunia, termasuk di Indonesia. Secangkir kopi membantu orang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa minum kopi memiliki manfaat tambahan, yaitu memperkuat tulang.

Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti di University of Hong Kong dan memiliki 564 orang Tiongkok dewasa dalam studi osteoporosis. Para ilmuwan membandingkan kepadatan mineral tulang peminum kopi biasa dengan mereka yang tidak, seperti dilansir dari World of Buzz, Rabu, 26 Februari 2020.

Mereka terkejut menemukan bahwa peminum kopi reguler memiliki kepadatan mineral tulang yang secara signifikan lebih tinggi, yang merupakan tanda dari tulang yang kuat.

Berdasarkan temuan mereka, mereka menemukan bahwa ada tiga molekul (quinasi, 3-hydroxypyridine sulfate, dan trigonelline) yang terkait dengan konsumsi kopi dan tulang kuat yang cenderung patah.

Beberapa keraguan muncul tentang hasilnya, karena penelitian ini relatif kecil dan berdasarkan pada orang yang melaporkan tentang konsumsi kopi mereka.

Manfaat kesehatan yang terkait dengan minum kopi hampir semuanya bersifat preventif. Para ahli mengatakan bahwa hasilnya cukup kuat menyimpulkan bahwa kopi baik untuk kesehatan tulang.

Khawatir Kesehatan

Chad Clinic dari Cleveland Clinic mengatakan mengatakan bagi sebagian orang banyak minum kopi dan khawatir tentang efek kesehatan. Namun, secara umum menunjukkan bahwa minum kopi baik untuk kesehatan tulang.

Sebelumnya, penelitian lain menunjukkan bahwa kopi sebenarnya bermanfaat bagi kesehatan. Sebuah studi National Institutes of Health 2012 pada lebih dari 400 ribu orang di AS menyatakan bahwa mereka menemukan peminum kopi reguler memiliki risiko kematian yang lebih rendah, dari penyebab apa pun termasuk penyakit jantung, stroke, dan diabetes dibandingkan mereka yang tidak.

Pada 2017, studi lebih dari 500 ribu orang Eropa juga berkesimpulan sama. Minum kopi baik untuk jantung juga, karena individu yang minum tiga atau empat cangkir sehari mungkin 19 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung.

Selain itu, kopi dapat membantu meningkatkan fungsi pembangkit tenaga sel peminumnya dan membantu mencegah masalah kesehatan.

Namun, ini tidak berarti bahwa Anda hanya minum kopi, tanpa melakukan aktivitas apapun. Hal terpenting yang juga harus dilakukan adalah tetap aktif dan menjaga pola makan sehat.

 

Posted on Leave a comment

5 Hal Akan Terjadi Bila Berhenti Minum Kopi

Minum Kopi

Bagi para penggemar kopi, pasti akan sulit untuk melepas kebiasaan minuman berwarna hitam itu dalam keseharian. Jika rasa kantuk mulai menyerang tentu segelas kopi yang diseruput.

Jika kurang bersemangat, kopi pun juga bisa membantu sebagai penyemangat menjalani hari-hari.

Lalu bagaimana jadinya seseorang yang sudah sangat sering minum kopi lalu berhenti mengonsumsinya? Ada sejumlah efek yang akan dialami seseorang tersebut.

Seperti dikutip dari laman Brightside.me, Selasa (10/3/2020) berikut 5 efek yang ditimbulkan apabila Anda tidak minum kopi:

1. Berat Badan Akan berubah

Perubahan berat badan yang tidak terduga dapat menyebabkan stres bagi siapa pun dan berhenti minum kopi terkadang menyebabkan hal itu.

Kafein bertindak sebagai penambah metabolisme, artinya tubuh Anda membakar kalori lebih efisien. Ketika Anda berhenti minum kopi, persediaan kafein yang biasa Anda gunakan tidak akan lagi memiliki efek pembakaran kalori dan Anda sebenarnya bisa menambah berat badan.

2. Lebih Sulit Berkonsentrasi

Minum kopi membuat orang lebih teliti karena merangsang pelepasan dopamin dan adrenalin, yang meningkatkan aktivitas otak dan meningkatkan tekanan darah.

Ada kemungkinan, Anda akan menghadapi kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan karena otak Anda tidak akan distimulasi seperti dulu.

3. Gemetaran

Ini mungkin terdengar serius, tetapi itu bukan sesuatu yang terlalu dikhawatirkan. Kafein adalah sumber stimulasi yang kuat untuk sistem saraf pusat. Setelah Anda berhenti, ada kemungkinan Anda akan mengalami.

4. Muncul Rasa Cemas

Jika berhenti mengonsumsi kopi Anda pasti akan mengalami beberapa kecemasan. Dan itu cukup terasa.

Meningkatnya kecemasan sering terjadi pada peminum kopi yang memutuskan untuk berhenti dari minuman favorit mereka.

Ini terjadi karena ketidakseimbangan kimia di otak yang disebabkan oleh pasokan kafein yang tidak mencukupi.

5. Sering Sakit Kepala

Sakit kepala adalah efek samping paling umum dari kekurangan kafein. Ini disebabkan oleh pembukaan pembuluh darah Anda, sehingga meningkatkan sirkulasi darah ke otak.

Setelah tubuh beradaptasi dengan peningkatan aliran darah, sakit kepala pada akhirnya akan terasa.

 

Posted on Leave a comment

Alat Seduh Kopi Sederhana

Seduh Kopi

SUDAHKAH meneguk indahnya nikmat kopi hari ini, dalam suasana bahagia kopi menjadi teman hangat menjaga perasaan gembira dan ketika susah hati kopi pun selalu bisa menjadi teman ceria berbagi suasana. Mungkin setidaknya begitulah persepsi para pecinta kopi akan seduhan kopi mereka, tiap orang punya persepsi yang berbeda akan secangkir kopi mereka, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kopi selalu berhasil menjadi mood booster banyak orang.

Di manakah tempat ternyaman menikmati kopi, apakah di kedai kopi dengan segala atmosfirnya atau di beranda rumah, yang jelas di mana pun tempat ngopinya lebih nikmat kalau seduh kopi sendiri. Walau berbeda dengan sajian kopi yang dibuat oleh barista, seduh kopi sendiri mengajarkan banyak hal dari mulai ketelitian hingga kesabaran, dan setelah berhasil rasa puas itu datang pada tegukan pertama dan terakhir. Nah, ketika seduh kopi sendiri di rumah, alat seduh kopi yang mana menjadi favorit kamu?

1. French Press

Sebelum ramai digunakan di kedai kopi seperti sekarang ini, sebenarnya french press ini bermula secara tidak sengaja. Walau pun masih menimbulkan perdebatan asal mula dari french press ini, tapi literatur yang absah sepertinya merujuk pada kisah seorang lelaki perancis yang mendidihkan air panas dalam pot dan lupa memasukkan bubuk kopi di dalamnya, setelah pot panas barulah bubuk kopi dimasukkan dan terendam. Lelaki perancis ini mengiri rasa kopi akan menjadi buruk karena metode seduhnya berbeda dari yang biasanya, ternyata malah sebaliknya karakter rasa kopi lebih baik dari sebelumnya.

French Press terbilang alat kopi sederhana, sebabnya banyak yang memiliki alat seduh kopi ini di rumah karena membuat secangkir kopi dari french press tidak terlalu ribet. Hanya memasukkan bubuk kopi ke french press dan menuangkan air panas selanjutnya dipress dengan plunger untuk memisahkan ampas kopi dan kopinya. Maka sajian kopi sudah bisa dinikmati.

2. Aeropress

Salah satu lagi alat kopi yang banyak dimiliki adalah alat seduh aeropress. Aeropress ditemukan ketika kopi sudah menjadi sajian yang menyebar di seluruh dunia, dan banyak alat kopi yang tercipta pada masa Aeropress ditemukan. Seorang profesor Stanford, Allan Adler memiliki perusahaan mainan dan juga penikmat kopi, namun keresahannya bermula ketika sulitnya menikmati kopi yang nikmat pada saat itu. Alat kopi yang ada malah membuat kopi untuk 6 hingga 8 orang, bagaimana jika ingin menikmati kopi sendiri atau hanya berdua, dan akan percuma jika semua kopi dibuat. Maka Allan Adler bereksperimen dan terciptalah aeropress, pada masa ditemukan dan hingga sekarang pun tidak ada komplain negatif akan alat kopi satu ini, malahan Aeropress banyak disukai oleh penikmat kopi.

Menariknya lagi dari aeropress, tidak hanya untuk seduh kopi di rumah, alat kopi ini juga ramah untuk diajak ke mana pun, untuk seduh kopi di outdoor.

3. V60

Alat kopi V60 tidak hanya bentuknya yang unik, tapi juga menjadi keseruan tersendiri ketika membuat secangkir kopi dari alat ini. Menuangkan air panas secara perlahan pada bubuk kopi yang ditahan menggunakan dripper dan selanjutnya kopi akan jatuh ke wadah ketika selesai mengaliri bubuk kopi. Alat kopi V60 lahir ketika tren seduh kopi pada masa itu sedang ramainya metode immersion daripada seduhan dengan menuangkan air ke atas bubuk kopi. Tapi berkembangnya era kopi, sekarang ini V60 tepat memiliki penggemarnya, dengan segala perlengkapan untuk memberikan kesan pengalaman seduh kopi sendiri dengan alat ini.

Untuk menggunakan alat seduh V60 perlu menggunakan kettle dan juga wadah server kadang pun tidak memerlukan server, kopi langsung dialiri pada cangkir kopi mereka.

Yang mana alat kopi favoritmu? Apakah french press dengan sajian kopi yang sedikit oily dengan body yang jelas, atau aeropress yang bisa menyesuaikan keinginan apakah kopi yang lembut atau body yang jelas, atau V60 yang dapat menyajikan karakter rasa yang lembut, atau mungkin alat manual brew yang lain. Tapi sebelum itu, izinkan saya memperkenal alat kopi satu ini.

4. Pakai Cerek

Posted on Leave a comment

Pengetahuan Kopi Bagi Pemula

Mengenal Kopi

Dunia perkopian berkembang dengan pesatnya akhir-akhir ini. Mereka yang mulanya hanya sekedar menikmati kopi instan dan (paling-paling) kopi tubruk di rumah kini telah beranjak ke kedai kopi dan menikmati aneka kopi dari mesin espresso. Kabar baiknya banyak penikmat kopi pemula yang menikmati kopi dengan level lebih tinggi.

Yang dulunya mungkin hanya mampu menikmati frappe dan kopi-kopi bercampur gula dan krim kini bergeser menikmati cappuccino tanpa gula. Seiring dengan perkembangannya, banyak dari pemula yang belum tahu beberapa hal tentang kopi yang mereka nikmati. Dan untuk itu artikel ini dipersembahkan dengan senang hati untuk mereka agar tak lagi keliru soal fakta tentang kopi.

Arabika VS Robusta

Arabika dan robusta adalah dua jenis kopi yang berbeda. Arabika memiliki kadar kafein lebih rendah dari robusta. Arabika adalah jenis kopi yang paling banyak di konsumsi di dunia. Robusta harganya lebih murah dari arabika, meski rasanya lebih pahit. Kopi yang sering dijual di pasar umumnya adalah robusta, bisa jadi karena harganya lebih ekonomis.

Kopi Tak Melulu Hitam dan Pahit

Di mindset kebanyakan masyarakat Indonesia kopi haruslah hitam dan pahit. Padahal seharusnya tidak begitu. Robusta yang disangrai dengan gelap tentulah memberi pahit yang luar biasa dahsyat. Kehitaman dan kepahitan tingkat kopi berasal dari proses penyangraiannya (roasting). Semakin lama biji kopi disangrai maka akan semakin pahit dan hitamlah kopi tersebut. Ada tiga tingkat proses penyangraian yaitu light, medium dan dark. Sebaiknya kopi tidak disangrai terlalu dark karena akan menghilangkan karakteristik biji kopi tersebut.

Kopi Memiliki Beragam Rasa

Well, ‘beragam rasa’ yang dimaksud di sini adalah after taste. After taste adalah flavour atau rasa yang tertinggal di mulut pada saat meneguk kopi. Mungkin kamu belum tahu kalau kopi mampu memberikan aneka after taste pada saat diminum. Tak semua kopi memiliki karakteristik sama terutama saat dinikmati melalui metode manual brewing. Ada kopi yang after taste-nya nutty, cocoa atau justru karamel. Ada juga yang after taste-nya jeruk atau bisa juga stroberi. Kenapa bisa demikian? Itu tergantung kontur tanah dan di mana kopi itu berasal dan di mana kopi itu ditanam. Kopi adalah tanaman unik yang ternyata juga bisa menyerap ‘rasa’ dari tanaman yang ada di dekatnya. Keunikannya ini menjadikan kopi istimewa. Kini banyak para ahli kopi yang mencari kopi-kopi unik di seluruh dunia untuk menemukan after taste-nya.

Perjalanan Kopi Sebelum Sampai ke Cangkirmu

Kopi memiliki perjalanan panjang sebelum kita nikmati. Awalnya kopi ditanam oleh petani. Saat panen petani memetik cherry kopi (buah kopi) dan memisahkan bijinya dari buahnya. Ada beberapa proses yang dilakukan dalam tahap ini ada wet process, honey process dan lain-lain. Setelah biji kopi dan buahnya terpisah maka biji kopi yang mentah harus dijemur beberapa waktu sampai kadar airnya berada di tingkat yang telah ditentukan. Setelah itu green bean atau biji kopi hijau ini dijual ke roaster (penyangrai kopi) atau perusahaan yang mengolah sendiri biji hijau mereka.

Green bean siap disangrai (roasting) sesuai keinginan atau karakteristik bijinya oleh roaster. Tidak semua biji mampu disangrai medium atau dark karena setiap biji memiliki karakteristik masing-masing. Setelah disangrai maka biji kopi tersebut siap diolah barista menjadi minuman. Tetapi sebelumnya harus digiling dahulu sesuai permintaan. Setelah digiling bubuk kopi siap dinikmati menjadi aneka minuman nikmat.

Pahitnya Kopi

Buah kopi itu manis rasanya. Lalu kenapa kopi bisa pahit? Pahitnya kopi lahir karena proses penyangraian (roasting) meski ada juga yang berasal dari karakteristik bijinya. Selain itu ada alasan lain yang menunjang pahitnya kopi yaitu suhu dan tingkat kehalusan. Semakin tinggi suhu air yang digunakan untuk menyeduh kopi maka makin pahitlah kopinya. Dan semakin halus tingkat kehalusan bubuk kopi, maka kopi juga akan semakin pahit. Sesederhana itu.