Posted on Leave a comment

Cara Penyajian Kopi Tubruk

Sekilas kopi tubruk

Kopi tubruk adalah cara membuat kopi yang paling awam. Di rumah-rumah, kopi tubruklah yang paling sering dihidangkan. Di kantor dan di tempat kerja pun demikian.

Di desa, para petani sering membawa bekal kopi bubuk dan air panas (serta gula) untuk ngopi di ladang. Dalam acara umum seperti pertemuan maupun pengajian, kopi tubruk sering disajikan.

Di Indonesia, kopi tubruk sering diidentikkan dengan si hitam manis. Ya. Setelah ditubruk, kopi sering langsung dicampur dengan gula.

Namun di kedai-kedai kopi (dan baiknya) kopi tubruk disajikan tanpa gula. Ini untuk merasakan langsung karakter kopi yang kita minum. Satu lagi, demi kesehatan

Cara membuat kopi tubruk:

Yang harus diperhatikan bila ingin membuat kopi tubruk antara lain:

Air
Dalam sajian kopi tubruk, 90 persen lebih isi cangkir kita adalah air. Maka peranan air sangat penting! Pastikan air yang kita gunakan bersih dan pada temperatur yang tepat.

Saya biasanya menggunakan air mineral merk Amidis untuk menyeduh kopi. Ini anjuran teman-teman saya yang lebih jago bikin kopi, hehehe. Kata mereka, air mineral bisa lebih mengeluarkan karakter kopi.

Jika tak ada, pakai air kita sehari-hari saja. Cuma pastikan air tersebut segar. Tak berasa dan tak berbau.

Untuk kopi tubruk, air biasanya dipanaskan hingga sekitar 90 derajat Celcius. Jika tak punya termometer, masak air hingga mendidih dan biarkan selama 1,5-2 menit.

Kopi yang akan diseduh
Bagian terpenting selanjutnya sudah jelas. Kita harus punya kopi!

Yang harus kita pastikan dan prioritaskan adalah kesegaran si kopi.

Dalam hal ini, saya terus terang merekomendasikan biji kopi yang baru digiling.

Lebih ideal lagi, biji kopi yang akan kita giling harus pula segar. Ia harus fresh dari tempat roasting (sangrai). Jangan gunakan biji kopi sangrai yang sudah mendekam lebih dari 2 bulan.

Maka dari itu, baiknya kita punya grinder (penggiling kopi) sendiri. Dengan cara ini, seduhan kopi tubruk yang nanti kita hasilkan akan lebih segar, beraroma dan mengeluarkan karakter terbaiknya.

Bentuk kopi yang sudah digiling. Kali ini ukurannya agak kasar (medium to fine)

Hal kedua, perhatikan ukuran gilingnya.

Untuk kopi tubruk, biasanya biji kopi digiling halus (fine). Semakin kasar ukuran giling kopi, akan semakin susah air untuk melarutkan sari-sarinya.

Alat seduh
Selanjutnya, perhatikan alat-alat yang kita gunakan. Harus bersih!

Untuk kopi tubruk, alat yang digunakan pun sederhana. Ada panci untuk memasak air, teko untuk menuang air, sendok untuk mengaduk (jika perlu), serta server atau cangkir untuk wadah si kopi tubruk.

Rasio kopi dan air
Perbandingan kopi dan air sangatlah penting.

Jika air terlalu banyak, seduhan akan encer. Jika dosis kopi terlalu banyak, ia bisa mengalahkan rasa dan karakter lain.

Prinsip yang biasa dipegang adalah 1/15. Satu bagian kopi untuk 15 bagian air.

Jika kita punya kopi 20 gram, maka air yang kita pakai sekitar 300 ml. Prinsip ini dipercaya akan mengeluarkan rasa dan karakter kopi secara optimal.

Waktu seduh
Timing is everything. Agar seduhan kita menghasilkan aroma dan rasa terbaik, perlu waktu seduh yang tepat.

Untuk metode tubruk ini, waktu yang kita butuhkan kira-kira 4 menit.

Sebagai tambahan, pada awal menyeduh sebaiknya kita membasahi kopi selama 30 detik. Ini kita lakukan untuk memanaskan bubuk kopi secara awal (pre-heating). Selain itu, ini kita lakukan juga untuk mengeluarkan gas yang terkandung di kopi dan sela-selanya.

Selamat menikmati

Posted on Leave a comment

Tips Membuat Kopi Susu 1 Liter

Kopi Susu 1 Liter

Bagaimana cara membuat kopi susu untuk kapasitas 1 liter, tentu proses seduhnya akan sedikit berbeda jika dibandingkan dengan membuat secangkir kopi susu. Bahkan tiap orang memiliki gaya masing-masing selama menyajikannya, namun setidaknya sebelum memulai menyajikan kopi susu buatan kamu, sebaiknya ambil waktu sejenak untuk memahami tiap prosesnya. Kopi susu yang nikmat bukan dibuat secara intuisi, melainkan butuh ketelitian agar nikmatnya konsisten untuk sajian-sajian berikutnya.

Hampir semua orang menikmati setiap teguk kopi susu, disajikan hangat maupun dingin tetap memberikan kesan khas dari sajian ini. Paduan nikmatnya kopi dan manisnya susu segar, menjadikan sajian kopi susu ramah untuk banyak orang. Maka tidak heran, jika kini ramai yang memandang ini sebagai peluang usaha, kopi susu 1 liter pun menjadi lahan bisnis baru di era industri kopi. Namun, terlepas apakah kopi susu ini dibuat untuk bisnis atau untuk kebutuhan minum kopi di rumah, berikut tips cara membuat kopi susu 1 liter;

1. Gunakan Kopi Segar

Paling utama dari sajian kopi susu tentunya biji kopi seperti apa yang digunakan. Untuk hasil sajian dengan cita rasa optimal, sangat direkomendasikan menggunakan biji kopi yang segar. Karena bubuk kopi yang sudah digiling terlalu lama umumnya senyawa rasa sudah terpapar udara. Karakter kopi seperti apa yang sesuai untuk dibuat sajian kopi susu. Paling nikmat kopi susu dengan rasa yang seimbang antara kopi dan susunya, maka baiknya menggunakan kopi dengan cita rasa yang kuat. Biji kopi dengan cita rasa yang kuat, bisa kamu dapatkan jika menggunakan Kopi Susu Blend, racikan eksklusif antara arabika dan robusta.

2. Jenis Susu

Kamu yang paling mengerti tiap proses nikmat membuat kopi susu, sehingga perlu dipertimbangkan penggunakan susu yang sesuai dengan kebutuhan. Sudah pasti kopi susu dengan menggunakan susu uht akan berbeda dengan yang menggunakan susu kental manis. Namun demikian, cita rasa khas tiap susu memiliki penggemarnya masing-masing, dan menghasilkan sajian kopi susu nikmat yang ragam. Sesuaikan kebutuhan dan selera kamu akan kopi susu yang dibuat, selanjutnya tentukan jenis susu yang digunakan yang mampu memenuhi kebutuhan dan selera.

3. Pilih Cara Seduh

Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan kamu menggunakan alat kopi metode seduh tertentu ketika membuat kopi susu. Namun sebaiknya pilihlah alat kopi yang membuatmu antusias selama proses seduh berlangsung. Jika memerlukan sajian espresso, maka perlu alat espresso maker atau mesin espresso untuk membuatnya. Namun, bisa juga menggunakan cold brewer untuk sajian kopi susu dingin yang luar biasa. Secara umum untuk mempersiapkan kopi untuk sajian kopi susu, kebanyakan barista menggunakan alat kopi immersion yang membutuhkan perendaman bubuk kopi ketika ekstraksi.

4. Pertimbangkan Rasio

Menentukan rasio bukan hanya untuk hasil kopi susu yang nikmat, melainkan untuk membantu kamu selama eksplorasi mencapai konsistensi dari hasil sajian kopi susu. Bukan hanya rasio antara penggunakan jumlah kopi berbanding dengan jumlah air seduhnya, tapi juga rasio antara kopi dan susu yang digunakan. Jika rasio kopi dan susu dalam sajian 1 liter dalam persentase 85:15, maka kamu harus mempersiapkan rasio kopi dan air seduhan untuk penyajian 850ml. Dalam hal ini akan sangat memudahkan jika memiliki timbangan digital selama proses menentukan rasio.

5. Optional Bahan Tambahan

Eksplorasi rasa sangat perlu dilakukan, bahkan rasa penasaran kamu akan mendorong uji coba bahan apa lagi yang sesuai untuk dicampur ke kopi susu buatanmu. Bukan sekedar bahan tambahan biasa, tapi bahan yang mampu mengoptimalkan lagi cita rasa dari sajian kopi susu buatanmu. Untuk rasa kopi susu klasik, terpikir dalam benakmu untuk mencampurkan gula aren cair. Menambahkan bahan lain seperti ekstrak sirup, bubuk matcha, bahkan cincau hitam sekali pun tidak ada salahnya jika sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

6. Dingin Atau Hangat

Apakah hasil akhirnya disajikan secara dingin atau hangat, maka hal ini akan mempengaruhi proses membuat kopi susu. Jika ingin disajikan secara hangat tentu menggunakan alat kopi espresso maker atau mesin espresso sangat sesuai, bahkan susunya pun harus dikukus terlebih dahulu, agar suhu sajian seimbang selama prosesnya. Untuk menyajikan kopi susu secara dingin, bisa dimulai dari proses seduh dengan air seduhan bersuhu normal atau didinginkan ke kulkas untuk disajikan beberapa jam kemudian. Namun demikian, kopi susu dingin atau pun kopi susu hangat sama nikmatnya.

Kopi susu merupakan sajian kopi untuk banyak orang, selain rasa nikmat yang ramah, juga nyaman untuk sebagian orang yang memiliki keluhan perut sensitif. Jika mengambil peluang untuk memanfaatkannya sebagai peluang usaha, kamu perlu mempertimbangkan kemasan dan desain yang menarik. Berbeda jika untuk minum kopi kebutuhan sehari-hari, cukup menggunakan server atau botol yang bisa menampung sajian kopi susu 1 liter.