Posted on Leave a comment

10 Negara Penghasil Kopi

Negara Penghasil Kopi

Adapun beberapa negara didunia yang menghasilkan kopi berkualitas eksport diantaranya:

10 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia

  1. Brazil.
  2. Vietnam.
  3. Kolombia.
  4. Indonesia.
  5. Ethiopia.
  6. Honduras.
  7. India.
  8. Uganda.
  9. Mexico.
  10. Guatemala.

1. Brazil

Negara penghasil kopi terbesar di dunia adalah Brazil yang mendominasi pasar ekspor kopi sejak tahun 1830. Pangsa ekspor Brazil mencapai 30% dari total perdagangan dunia akan biji hitam yang ajaib ini. Negeri Samba ini sekaligus produsen arabika terbesar di dunia karena 80% produksinya adalah jenis arabika.

Mayoritas perkebunan kopinya berlokasi di Minas Gerais, Sao Paulo, dan Parana. Tiga negara bagian ini kiranya memiliki suhu ideal untuk produksi tanaman kopi.

Ketenaran kopi di Brazil bermula pada masa kolonial, sekitar abad ke-16 sampai 18. Pada masa itu, ada perkebunan yang terkenal dan punya nilai sejarah di Brazil, yaitu Fazenda. Perkebunan tersebut digunakan untuk memproduksi kopi dan dikonsentrasikan di bagian timur laut negara Brazil.

Perkebunan ini secara konsisten menggunakan cara tradisional dalam menanam serta mengolah kopinya. Bahkan, pada tahun tersebut, perkebunan ini menghasilkan lebih dari setengah produksi kopi dunia.

Pada tahun 2016, produksi kopi di Brazil mencapai lebih dari 2,5 juta ton. Angka ini jauh di atas negara penghasil kopi terbesar lainnya yang pada tahun itu juga belum bisa mencapai angka 2 juta ton. Oleh karena jumlah produksi yang besar inilah maka Brazil berada pada peringkat pertama negara penghasil kopi terbesar di dunia.

2. Indonesia

Beberapa literatur sejarah dunia perkopian menyebutkan bahwa kopi pertama kali masuk ke Indonesia adalah pada tahun 1696. Pada saat itu, Belanda atas nama VOC membawanya dan membudidayakannya di Indonesia dengan Sistem Tanam Paksa.

Pada tahun 1700-an, biji ajaib ini menjadi komoditas andalan VOC. Belanda pun memonopoli pasar kopi dunia pada waktu itu. Pulau Jawa menjadi salah satu pusat produksinya.

Pasca kemerdekaan, laju perkopian di Indonesia sedikit terhambat. Namun, berkat kegigihan para petani dan nasionalisasi perkebunan eks pemerintahan Hindia Belanda, akhirnya perkebunan mulai bangkit dan berkembang.

Tahun 2000-an, kopi Indonesia kembali melejit. Indonesia masuk dalam urutan keempat negara penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Total produksi kopi di Indonesia diperkirakan sebesar 660.000 ton per tahun 2016. Keanekaragaman cita rasa kopi yang tumbuh di berbagai daerah di Indonesia diakui oleh masyarakat internasional.

Ada beberapa daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia yang mendunia. Daerah-daerah tersebut tersebar di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Cita rasa kopinya pun berbeda dan masing-masing punya keunikannya sendiri.

Berbangalah kita sebagai negara yang memiliki kekayaan alam begitu melimpah banyak rempah-rempah dan tumbuhan khas yang bisa tumbuh di Nusantara ini seperti kopi, tembakau sebagai bahan rokok, alam yang indah dan masih bayak kekayaan alam lainnya.

Dan lain-lain

Posted on Leave a comment

Mengenal Varietas Kopi Dunia

Varietas Kopi Dunia

Varietas kopi merupakan istilah yang merujuk pada subspesies kopi. Bisa karena mutasi alami, bisa pula karena buatan manusia.

Varietas kopi arabika yang populer:

  1. Typica.
  2. Bourbon.
  3. Geisha.
  4. Mundo novo.
  5. Caturra.
  6. Villa sarchi.
  7. Tekisik.
  8. Pacas.
  9. Sidikalang.
  10. Catuai.
  11. Ethiopian heirloom.

Varietas kopi hibrida:

  1. Timor atau hibrido de timor.
  2. Catimor.
  3. S228

Varietas kopi mungkin menjadi salah satu topik yang sering dibicarakan oleh para coffee addicts. Selain varietas, ada pula istilah single origin yang turut muncul dalam pembicaraan. Namun, banyak orang keliru atau mencampuradukkan antara varietas dengan single origin.

Varietas adalah istilah yang merujuk pada subspesies dari bibit kopi yang ditanam. Berbeda dengan varietas, single origin adalah istilah untuk mengidentifikasi asal daerah biji kopi tersebut ditanam.

Selain varietas, mungkin Anda juga pernah mendengar mengenai istilah kultivar. Apakah perbedaan dari keduanya?

Varietas kopi adalah istilah umum untuk subspesies kopi. Sementara kultivar adalah cultivated variety atau varietas kopi hasil budidaya manusia. Budidaya kultivar dilakukan dengan mengembangkan atau menyilangkan varietas demi mendapatkan tanaman kopi unggulan.

 

Posted on Leave a comment

Beda Kopi Arabika Dengan Robusta

Arabika X Robusta

Perbedaan antara arabika dan robusta bisa dilihat dari beberapa hal berikut ini:

  1. Arabika lebih populer dahulu dari robusta.
  2. Coffea arabica dan Coffea canephora.
  3. Penanaman robusta lebih mudah.
  4. Robusta lebih tahan hama.
  5. Ukuran biji kopi arabika lebih besar.
  6. Aroma dan cita rasa arabika lebih kaya.
  7. Kandungan kafein robusta dua kali lebih banyak.
  8. Robusta lebih cocok dipadukan dengan susu.
  9. Harga robusta lebih murah.

Ada dua jenis kopi yang sudah sering didengar oleh orang awam, yaitu kopi robusta dan kopi arabika. Tahukah Anda apa perbedaan mendasar di antara keduanya?

Kebanyakan orang bilang, robusta itu lebih pahit daripada arabika yang cenderung lebih asam. Ya, itu memang salah satu dari sekian banyak perbedaan di antara keduanya. Masih ada beberapa perbedaan lagi yang mungkin belum semua orang mengetahuinya.

Untuk itu, kami sajikan beberapa informasi yang berkaitan dengan apa saja perbedaan kopi arabika dan robusta. Semoga bisa menambah wawasan Anda agar tidak hanya menyesapnya saja, tapi juga mengenali karakter jenis kopi yang Anda minum. Simak sampai habis ulasan berikut ini.